Detak Cinta Shafura
Part 45: Sebab Suatu Hubungan
'Aku lagi di Banjar. Kita ketemuan, yuk.’
Mataku yang merem langsung melek melihat chat dari ponsel lengseran Kak Saada. Perasaan lega membanjiri hatiku dengan adanya kedatangan Aisyah, terlebih lagi kami memutuskan untuk saling menerima kenyataan ini. Urusanku tinggal dengan Fahri. Lalu tiba-tiba di siang bolong, aku mendapat chat dari Fahri.
Aku merasa ini jalan dari Allah untuk menyelesaikan urusanku. Langsung saja membalas pesannya.
‘Ok. Kapan ketemuannya? Di mana?’
Pesanku langsung dibaca. Di layar ponsel sedang memperlihatkan kalau dia sedang mengetik.
‘Sore ini gimana? Setelah ashar. Kamu di mana? Aku jemput ya. Aku akan membawamu ke sebuah cafĂ© dan resto yang bagus.’
Aku membalas.
‘Aku di rumah kak Saada. Kamu tahu alamatnya?’
Kegiatan tidur siangku jadi batal gara-gara chat Fahri. Setelah itu pikiranku sibuk memikirkan apa yang harus kusampaikan. Kalimat apa yang sebaiknya aku ucapkan supaya tidak terlalu melukainya.
Sanggupkah aku melihat raut mukanya yang terluka. Masih bisakah aku bertemu dengan keluarganya nanti? Dan masih banyak pikiran yang mengganggu hingga akhirnya azan Ashar berkumandang.

Komentar
Posting Komentar