Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah Dengan Pria Kaya

Malam Pertama (Part 10)

    Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Malam Pertama (Part 10) Key memejamkan matanya, berharap ia tertidur lebih duluan. Nyatanya, telinganya makin menajam, memindai bunyi shower di kamar mandi bahkan ia dapat merasakan gerakan-gerakan Javi. Shower dimatikan dan tak lama pintu terbuka. Seketika dadanya berdebar keras dan semakin bergemuruh ketika indra penciumannya menangkap aroma vanila lembut semakin dekat. Terlalu dekat malah.  Ternyata dirinya masih belum bisa menjadi wanita dingin materialis yang sebenarnya. Menjalin hubungan nominal tanpa rasa. Kecupan  lembut di dahi yang membuat matanya seketika membuka.  “Belum tidur?”

Narsis Parah (Part 9)

   Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Narsis Parah (Part 9) Zaida menghempaskan napasnya. “Menikahi orang kaya meski tanpa cinta?”  “Apakah di dunia ini masih ada cinta sejati?” Zaida tercenung. Tiba-tiba hatinya merasa tersayat. Putrinya tak percaya lagi dengan kata cinta dan dirinya punya handil atas semua itu.  “Bagaimana kalau Javi memperlakukanmu dengan buruk?” “Aku pernah menghabiskan waktu bersama Javi. Mungkin terlalu singkat untuk bisa dibilang telah mengenalnya, setidaknya ia tidak pernah menyakitiku.” Zaida menghela napasnya. “Tapi Javi mau pernikahan disegerakan, kau siap?”

Menikah Tanpa Cinta (Part 8)

  Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Menikah Tanpa Cinta (Part 8) Zaida kembali terdiam. Ia mengakui kesungguhan Javi, tapi tetap saja cemas meliputinya. Bagaimana pun mereka dari dunia yang berbeda. Lalu bagaimana juga dengan wasiat almarhum bapak Neal. “Bu, kami berencana menikah secepatnya, kalau bisa besok.” Zaida menoleh cepat. “Kenapa? Kalian tidak melakukan perbuatan itu ‘kan?” Kembali Zaida diserang cemas.  Javi mengibas kedua tangannya. “Tidak. Kami tidak sejauh itu.” “Lalu kenapa mau dipercepat? Resepsi juga perlu waktu mempersiapkannya, meski tidak besar-besaran.” “Key mau pernikahan dirahasiakan. Kalaupun mau diadakan resepsi ia minta waktu.” “Tidak besok juga ‘kan?” kilah Zaida sambil meluruskan badan. Ia baru ingat, kalau putrinya menyimpan ketraumaan lain. “Ia tidak pernah cerita tentangmu. Sampai saat ini Ibu masih ragu.” “Waktu SMA, saya lebih suka menyendiri di belakang gedung sekolah. Suatu hari Key datang dan menaruh kucing di sana. Tiap h...

Hubungan Yang Rapuh (Part 7)

     Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Hubungan Yang Rapuh (Part 7) “Lalu kenapa Key tidur di rumahmu?”  Meski jaringan tidak mulus, Javi bisa melihat wajah calon mertuanya yang berapi-api.  “Tadi siang saya mengajaknya belanja.” Javi mengeluarkan tangan Key dari selimut dan memperlihatkan cincin mereka pada layar. “Kami sudah membeli sepasang cincin. Tadinya mau ketemu nenek saya, tapi dia ketiduran di mobil.” “Katakan rumahmu di mana? Ibu akan ke sana.” “Ibu di mana? Saya akan menjemput Ibu.” “Di Telaga Bidadari.” Javi tersentak. “Jauh sekali. Dari sini memakan waktu sekitar dua jam. Besok saja ya, Bu. Sudah malam. Keselamatan Ibu sangat penting.” “Bagaimana seorang ibu bisa tenang jika anak gadis tidur di rumah pria yang belum jadi suaminya?” cecar Zaida. “Lalu Ibu ke sini naik apa? Apa ada taksi malam-malam begini?” “Naik motor saja. Susah nyari taksi malam-malam begini,” sahut Zaida cepat.  “Kalau begitu, sopir kami yang akan menjemp...

Memangnya Kamu Siapa? (Part 6)

    Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Memangnya Kamu Siapa? (Part 6) “Memang kamu siapanya Key? Dengar, Key bukan budak yang bisa kau suruh sesuka hati!” Neal tersentak. Mengapa ada suara pria di telepon Key? Ia memperhatikan ponsel. Benar memang nomor panggil nomor Key.  “Kamu siapa?” “Memang penting tahu siapa aku? Bukankah kau tak peduli padanya. Di matamu dia tidak apa-apa dibanding karir.” “Katakan kamu siapa?” teriak Neal. “Tebak sendiri. Aku ingatkan, mulai sekarang kau tak bisa lagi memerintah Key seenak hati. Aku akan membuatmu menyesal, jika melihatnya tertindas.” Klik.  “Hallo! Hallo!” teriak Neal.  Panggilan terputus. Ia melayangkan tangannya. Hampir saja, ponsel itu ke tanah, andai saja tidak ingat cicilan yang belum lunas.  “KEY!!” 

Mendadak Searakah (Part 5)

   Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Mendadak Searakah (Part 5) “Aku … aku.” Mendadak otak Key menjadi buntu. Mudah baginya jujur, tapi ia tidak ingin memperpanjang masalah.  Masalah? Bukankah  Neal tidak akan mengakuinya sebagai pacar, apalagi ada Melodi? “Apa yang kau lakukan di sini, Key?”  Key kebingungan. Tiba-tiba ia menarik Pak Isa yang sejak tadi berdiri di samping pintu. “Kenalkan, calon mertuaku.” Karyawati datang membawakan cincin yang diinginkan Key.  “Ini, Mbak.” Karyawati membuka dua kotak. “Kalau yang ini dipakai Sunghoon. Bisa dijadikan couple.” Mata Key berbinar cerah. Ia tahu kalau Jake dan Sunghoon menandai persahabatan dengan cincin itu, hanya saja ia bisa mengenakan itu dengan Javi.  Namun, Seketika ia menahan napas saat melihat harganya.  Neal dan Melodi memandangi penampilan Pak Isa dari atas sampai bawah.  “Key, sepertinya kamu salah alamat deh,” seru Melodi. “Dari penampilannya, sepertinya dia cuma ...

Demi Sepasang Cincin Idol (Part 4)

  Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Demi Sepasang Cincin Idol (Part 4) Key menoleh pada Javi. “Beri aku kesempatan. Kau bisa umumkan setelah aku terbiasa. Atau begini saja, kita tunangan dulu?”  “Tidak.” Key terdiam. Ia mengalihkan pandangannya dengan wajah merengut. “Ya sudah. Kirim nomor rekeningmu. Aku kembalikan uangmu.” Javi menahan senyumnya. “Aku ingin menikah secepatnya.” Key menoleh.  “Tapi janji, suatu saat pernikahan kita akan diumumkan.” Key mengangguk pasti. “Aku janji. Terima kasih.”  “Kalau begitu, kau bersiaplah.” “Hah? Menikah sekarang?” “Kau mau begitu?”  Key melambaikan kedua tangannya. “Tidak-tidak. Aku harus memberi tahu ibu.” Kali ini Javi tidak menyembunyikan senyumnya.  “Aku mau membawamu menemui Nenek.” Key menghela napas lega. “Begitu?” Tetapi beberapa saat kemudian dia memekik. “NENEK?” “Kenapa? “Apa tidak terlalu cepat?  “Makin cepat, lebih baik. Besok aku akan urus ke KUA, jika bisa besok kita menikah.” “...

Bertemu dengan Teman Lama (Part 3)

  Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Bertemu dengan Teman Lama (part 3) POV 3. *** Key menelan ludahnya begitu mendengar nominal yang disebutkan Nenek Sarah.    Ia membaca kolom komentar.  [Aku sudah mencoba, tapi gagal.  Padahal aku lulusan luar negeri. Entah apa yang diinginkan nenek itu. Songong sekali, padahal cucunya lumpuh begitu] [Tampan sekali. Sayang lumpuh] [Iya, tampan sekali. Tapi apa guna, kalau nggak bisa diajak ke tempat umum] [Jangan-jangan itunya juga lumpuh. Haha] Key merasa bergidik dengan komentar kejam itu. Tiba-tiba bersyukur, berpisah dengan Neal. Setidaknya ia terbebas dari hujatan netizen maha benar.  [25 juta perbulan selama setahun, hanya mengurus dia? Aku juga mau. Zaman sekarang susah cari pekerjaan] [Aku sudah coba, hasilnya gagal. Entah salahnya di mana, padahal aku sudah memberikan jawaban yang baik-baik] Key terus menscroll kolom komentar yang kebanyakan berisi kegagalan.  “Nenek sama cucu sama sa...

Pria Kaya Tujuanku (Key part 2)

Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya Pria Kaya Tujuanku (part 2) “Sampai kapan kamu seperti ini, Key?” gumamku. “Hidup sendiri belum tentu buruk. Bekerjalah, dan nikmati hasil jerih payahmu.” Aku mengalihkan perhatian dengan membuka aplikasi bergambar melody background hitam. Wajah Jake Enhypen langsung muncul dengan senyum cerianya. Tahu saja ini aplikasi kalau hatiku sedang bersedih.  Aku terpaku menatap Jake. Beberapa tahun terakhir aku mulai jenuh dengan sikap Neal dan  selalu melarikan diri kepada Jake.  Aku suka Jake karena dia bebas mengekspresikan perasaannya. Dia yang tersenyum atau merengut, suka atau tidak, ngambek atau marah. Sangat bertolak belakang denganku. Dia cerdas, aku lelet.  Melihat Jake tersenyum, seakan-akan mewakili keinginanku. Aku juga ingin tersenyum tulus dan bersedih di depan orang lain.  Tanpa sadar air mataku mengalir. Aku tau Jake tidak melihatku, bahkan tidak tahu ada aku di dunia ini. Tapi inilah realita. Antara ...

Sampai Kapan Kamu Seperti Ini (Key par 1)

Diabaikan Kekasih Diam-diam Menikah dengan Pria Kaya  Sampai Kapan Kamu Seperti Ini? “Rumor beredar kau menjalin hubungan dengan Melodi, benar?”  Tanganku yang sedang memegang handel pintu seketika terhenti. Sengaja aku datang ke sini untuk memberi kejutan, tetapi nyata aku dihadapkan fakta baru.  "Iya. Aku pacaran dengannya demi menaikkan rating sinetron ini." Suara Neal terdengar tegas, seolah menjelaskan sesuatu yang sudah dipikirkan matang-matang.  Sesaat aku dapat merasakan jantungku berhenti berdetak. Pacaran dengan Melodi? Demi rating sinetron? Rasa dingin menjalar dari ujung kakiku. Lunch box yang tadi terasa hangat di tangan kini seolah tak bernyawa. Pikiranku berkecamuk. Neal kekasih rahasiaku. Aku mendukung Neal sampai setenar sekarang ini, ternyata memiliki agenda lain dengan Melodi, lawan akting serial di sebuah aplikasi. “Lalu bagaimana dengan Key?”  Aku kembali menajamkan pendengaran.  “Entahlah. Aku makin muak dengan sikapnya.” “Muak?” Terde...