Langsung ke konten utama

(49) Ending



 "Kalau begitu kami harus keluar. Ustadz Hans, mungkin sebentar lagi akan datang," ucapku sambil berdiri. Kini tenagaku sedikit mulai pulih. 

"Tunggu dulu. Tadi Hans nelpon, katanya Abdurrahman ingin bertemu denganmu."

Seketika aku terkesiap. 

"Kalau begitu kami keluar duluan, Silmi," seru Syifa. 

"Eh tunggu dulu!" Aku segera meraih tangan Syifa. "Jangan tinggalkan aku. Aku telah berjanji akan tidur di sini." 

"Anti kan bisa ke gedung sebelah kalau sudah," elak Syifa. 

"Tak apa, Syifa. Anti temani saja Silmi, Cahya juga," ucap Aisyah. 

Cahya dan Syifa saling bersitatap heran. Aku pun tidak mengerti jalan pikir Aisyah. Bagaimana mungkin ia membiarkan Syifa dan Cahya bertemu Zaid? Laki-laki bukan mahram mereka.

Aisyah sibuk memainkan ponselnya. Sepertinya pesan baru terus saja ke ponselnya. Bibirnya tak berhenti tersenyum. 

"Hans ... maksudku Ustadz Abdurrahman sudah ada di luar. Anti temui lah. Syifa dan Cahya temani Silmi." 

Aku heran dengan titah Aisyah, mengapa Syifa dan Cahya harus menemaniku. Tetapi, memang aku sangat membutuhkan mereka.  Tiba-tiba aku dikuasai gugup. Keberadaan mereka tentu akan sangat membantu. 

Aku menarik tangan kedua temanku. "Temani aku. Aku hanya bertemu dengannya sebentar."

"Tapi ... ."


Lanjut


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Drama Zhang Shan &Zhao Zhendong

 Link Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Ulasan Drama Desire to grow wild

   Desire to grow wild, sesuai judulnya cerita mengisahkan pengejaran terhadap seseorang yang ingin mandiri. Sekilas terlihat hanya sebuah obsesi ingin memiliki dan dendam. Namun, flashback kelamnya masa lalu membuat kita dapat memahami mengapa sang pria tak bisa berpisah dari perempuannya.  Tekanan di masa lalu membentuk karakter dominan  keduanya hingga plot semakin liar.  Cerita bermula dari asmara dalam kamar yang ternyata itu hanya jebakan. Anggur yang diminum Lin Shi Jie berisi racun yang membuatnya tak mampu bergerak. Di sana Jian Cheng mengatakan akan pergi dan menggugurkan kandungannya dengan menelan beberapa pil. Sad feel saat melihat Lin Shi Jie yang ingin mencegah tapi tak mampu berbuat apa-apa. Ekspresi Zhendong benar-benar membuat kita sedih. Lima tahun berlalu dan Lin Shi Jie mulai menemukan jejak keberadaan Jian Cheng, namun masih belum bertemu muka karena yang dicari mengenakan toping.