" ... Syahriansyah bin Syahriansyah Aman Hasan dengan Aisyah Nur Fadhilah … ."
Aku bertanya kepada Aisyah dengan tatapan. Aisyah balas dengan mengangguk disertai senyuman. Di matanya jelas sekali pancaran kebahagiaan.
Beberapa orang di antara tamu juga ada yang terkejut, lalu mereka saling berbisik. Pendengaranku tidak salah lagi.
Tamu yang tidak bereaksi, mungkin mereka tidak membaca nama mempelai pria di undangan, atau karena tidak mengenali sehingga tidak menyadari adanya perbedaan.
Aku tak mendengar lagi ucapan Kyai selanjutnya.
Sah … sah
Terdengar suara saling bersahutan dari masjid.
Aku menatap Tante Kurnia. Wajah beliau diliputi kesedihan. Tante mengusap matanya dengan tisu Apa yang terjadi? Bagaimana dengan Zaid?

Komentar
Posting Komentar