Langsung ke konten utama

Arti Kedekatan (Teratai Kedua Part 18)

   

Arti Kedekatan (Teratai Kedua Part 18)




"Boleh aku tanya sesuatu? Mungkin ini agak privasi." Tera membuka suara. 

Sanad mempersilakan dengan isyarat wajah. 

"Sudah berapa tahun kamu menikah dengan Hayati?"

"Hampir dua tahun. Kenapa?"

"Seperti yang kita tahu, Evan masih tertutup dengan Hayati. Sejauh mana kamu berusaha mendekatkan Evan dengan Hayati, sebagai ibu sambungnya?"

Sanad terdiam sesaat. "Entahlah."

"Entahlah?!" Mata Tera membelalak. "Aku tidak bertanya padamu sejauh mana usaha Hayati mendekati Evan, tapi sejauh mana kamu mendekatkan Evan dengan Hayati?"

"Iya, aku mengerti. Kamu menginterogasiku?" Sanad balik bertanya dengan kerutan kening. 

Tera memalingkan wajahnya. "Terserahmu. Aku hanya tidak melihat adanya kerjasama kalian untuk saling menjalin kedekatan. Aku lihat Hayati sudah berusaha mendekati Evan, tapi tanpa dukunganmu, hasil optimal sulit diharapkan."

Sanad mengembuskan napasnya. "Evan sama sepertiku. Sulit membuka diri dengan orang lain. Aku merasakan sendiri, bagaimana rasanya dipaksa untuk dekat dengan orang yang tidak disukai. Aku tidak ingin memaksakan hal itu kepada Evan."

"Tapi Hayati bukan orang lain. Dia istrimu, ibu sambungnya," tukas Tera.

"Memangnya kenapa kalau ibu sambungnya? Apakah harus dekat?"

"Bukan begitu. Alangkah baiknya jika mereka memiliki kedekatan."

"Itu menurutmu. Belum tentu buat Evan. Mungkin buatnya dengan begini itu lebih nyaman."

Tera membuka mulut, tetapi urung mengucapkan. "Mungkin begitu memang nyaman buat Evan. Tapi apa salahnya mereka dekat. Akan bertambah orang yang akan merawat dan memberikan perhatian padanya."

"Evan tidak menginginkan itu."

"Mungkin kamu benar. Tapi …." Tera menghentikan ucapannya. Ia merasa percuma berdebat dengan Sanad. Ia mendekap lututnya. 

"Bagaimana satu rumah tapi tidak saling terbuka? Setiap hari duduk bersama di meja makan yang sama, tapi tidak sehati? Bagaimana perasaan Hayati, sebagai seorang perempuan yang mempunyai naluri keibuan?"

"Jika Hayati memang menyayangi Evan, seharusnya menghormati maunya Evan."

Tera menoleh. Menatap ejek dalam laki-laki yang ada di depannya. "Ada apa denganmu, entah kenapa kamu seperti tidak berusaha menjadikan mereka dalam satu keluarga? Evan … Hayati, kamu seperti mempunyai dua keluarga. Lalu bagaimana jika Hayati memiliki anak darimu, apakah nanti mereka dua saudara juga tidak bersatu? Kasihan Evan, ia hanya memiliki kamu, dengan kesibukanmu, lambat laun dia akan merasa sendiri." 

"Aku akan terus memerhatikannya, meski memiliki anak lain. Aku tidak akan mengabaikannya," tukas Sanad. 

Tera mendecak. "Entah kenapa aku merasa kasihan padamu."

Sanad tak lagi menggubris. Tera tidak akan mengerti bagaimana posisi Evan di hatinya. Dalam diri Evan ada cinta pertamanya. Tidak akan ada yang bisa menggantikan cinta pertamanya, kecuali Evan menyukai perempuan itu.

Spontan Sanad menoleh, menatap perempuan yang disukai Evan. Ya, perasaannya pun seterang ungkapan Evan. 

"Perlu kamu ketahui, kita tidak bisa berbagi semuanya, meski kepada orang yang sangat dekat. Sebaliknya, kadang mudah saja kita berbagi meski orang itu jauh. Seperti Evan yang langsung saja menyukaimu. Padahal di sekitarnya, banyak orang yang berusaha meraih hatinya."

"Mungkin itu hanya bentuk pertolongan Allah untukku. Evan mengulurkan tangannya di saat aku terjatuh."

"Tidak, bagi Evan kamu malaikat yang jatuh dari langit di saat ia sangat kesepian."

Tera terkekeh. "Kamu tahu Evan kesepian, tapi kenapa kamu tidak berusaha membuat ia menerima orang-orang di sekitarnya?"


Selengkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Drama Zhang Shan &Zhao Zhendong

 Link Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Ulasan Drama Desire to grow wild

   Desire to grow wild, sesuai judulnya cerita mengisahkan pengejaran terhadap seseorang yang ingin mandiri. Sekilas terlihat hanya sebuah obsesi ingin memiliki dan dendam. Namun, flashback kelamnya masa lalu membuat kita dapat memahami mengapa sang pria tak bisa berpisah dari perempuannya.  Tekanan di masa lalu membentuk karakter dominan  keduanya hingga plot semakin liar.  Cerita bermula dari asmara dalam kamar yang ternyata itu hanya jebakan. Anggur yang diminum Lin Shi Jie berisi racun yang membuatnya tak mampu bergerak. Di sana Jian Cheng mengatakan akan pergi dan menggugurkan kandungannya dengan menelan beberapa pil. Sad feel saat melihat Lin Shi Jie yang ingin mencegah tapi tak mampu berbuat apa-apa. Ekspresi Zhendong benar-benar membuat kita sedih. Lima tahun berlalu dan Lin Shi Jie mulai menemukan jejak keberadaan Jian Cheng, namun masih belum bertemu muka karena yang dicari mengenakan toping.