Langsung ke konten utama

Mimpi Tapi Nyata (Part 6)

 

 
Mimpi Tapi Nyata 
(Dituntut Jadi Istri Yang Sempurna part 6)



Bakhtiar menggeleng. “Tidak. Tapi aku yakin tadi lihat lebih dari satu!” 

"Jadi?"

"Entahlah," sahutnya, lalu duduk di kursi yang satunya lalu mengambil segelas air. 

"Ini masih ada nasi sisa. Kalau Abi mau, ini juga lumayan mengganjal perut." Lilac menyodorkan nasi di piring ke depan Bakhtiar.

"Kau sudah makan?" tanya Bakhtiar.

Lilac menggeleng. 

"Kau makanlah itu."

Tiba-tiba dada Lilac terasa sesak. Mengapa tiba-tiba ia terharu? Walau bagaimanapun, Bakhtiar juga laki-laki baik, kecuali sikap pada ibunya yang berlebihan. 

"Lalu Abi?" 

"Aku akan ke rumah Ibu," jawabnya Bakhtiar sambil berlalu ke luar ruangan. 

Lilac hanya bisa mengembuskan napas pasrah. Ia menatap Qarni yang asik mengunyah. Kenangan di rumah sakit kembali mengulang. Saat Tasnim di gendongan Sanad dan menangis saat mau ditinggal di rumah sakit. Sangat berbeda dengan Qarni. Qarni hanya beberapa kali menangis ingin ikut Bakhtiar. Lama kelamaan, Qarni tidak lagi berambisi karena selalu ditolak dan pada akhirnya membuat keduanya semakin jauh. 

Mungkin suatu saat dirinya  dan Qarni akan benar-benar tersingkirkan.


***


Lilac duduk di samping putranya yang tertidur pulas.  Sebenarnya ia pun terasa sangat capek dan gelisah, apalagi jika mengingat Salasiah. Namun, ia mencoba mengalihkan perhatiannya dengan memperhatikan trend sekarang, terutama seputar literasi, sambil berharap di sana ada celah jalan rezeki yang sesuai dengan passionnya. 

 Dibanding memikirkan masalah di luar kuasanya, bukankah lebih baik memilih memikirkan apa yang seharusnya dilakukan untuk dirinya dan masa depan Qarni? Jika memang ditakdirkan Sala masuk dalam rumah tangganya, ia berharap saat itu sudah memiliki pegangan. 

Mengapa ia tidak berpikir mempertahankan rumah tangganya dulu?


Selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Drama Zhang Shan &Zhao Zhendong

 Link Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Ulasan Drama Desire to grow wild

   Desire to grow wild, sesuai judulnya cerita mengisahkan pengejaran terhadap seseorang yang ingin mandiri. Sekilas terlihat hanya sebuah obsesi ingin memiliki dan dendam. Namun, flashback kelamnya masa lalu membuat kita dapat memahami mengapa sang pria tak bisa berpisah dari perempuannya.  Tekanan di masa lalu membentuk karakter dominan  keduanya hingga plot semakin liar.  Cerita bermula dari asmara dalam kamar yang ternyata itu hanya jebakan. Anggur yang diminum Lin Shi Jie berisi racun yang membuatnya tak mampu bergerak. Di sana Jian Cheng mengatakan akan pergi dan menggugurkan kandungannya dengan menelan beberapa pil. Sad feel saat melihat Lin Shi Jie yang ingin mencegah tapi tak mampu berbuat apa-apa. Ekspresi Zhendong benar-benar membuat kita sedih. Lima tahun berlalu dan Lin Shi Jie mulai menemukan jejak keberadaan Jian Cheng, namun masih belum bertemu muka karena yang dicari mengenakan toping.