Langsung ke konten utama

Perjodohan (Teratai Kedua Part 19)

 



Saat keluar dari kamar mandi Sanad mendapati istrinya sudah berada dalam kamar dengan keadaan terlihat sangat capek.

"Kamu dari mana?" tanya Sanad sambil mengusap rambut basahnya dengan handuk. 

"Tak perlu kamu tau," jawab Hayati sambil berlalu hendak ke kamar mandi.

Sanad menyambar lengan Hayati. "Tak perlu aku tau? Hayati, kamu istriku."

"Istri?" ulang Hayati dengan nada mengejek. "Lalu malam tadi kamu membawa seorang gadis, apakah kamu tidak berpikir bagaimana perasaanku sebagai istri?"

Sanad tergagap. "Apa maksudmu? Maksudmu Tera? Malam tadi? Itu hanya itu bentuk ungkapan terima kasih atas usahanya untuk Evan."

"Usahanya?" Hayati tertawa sumbang. "Dengan mengajaknya jauh-jauh sampai ke Tangkisung? Yang benar saja? Padahal dia hanya beberapa bulan di sini. Bagaimana denganku? Aku membersamaimu sekian tahun, tapi apa yang kudapatkan?"

"Aku makin tidak mengerti. Bukankah aku selalu berusaha bersikap baik padamu? Soal ulang tahun, bukankah aku selalu memenuhi keinginanmu?! Bahkan terakhir kamu mau ke Korea, juga aku penuhi. Kenapa kamu bandingkan dengan dia yang hanya ke Tangkisung? Yang perjalanannya hanya beberapa jam pakai mobil."

"Tapi itu semua atas permintaanku 'kan? Kamu tidak pernah berinisiatif melakukan itu untukku."

Sanad membuka mulutnya, tetapi kembali menutup. Ia mendesah keras. Terlalu melelahkan jika bertengkar sekarang. "Kupikir dengan memenuhi semua keinginanmu, itu sudah lebih dari cukup."

Hayati mengerang frustasi. "Bukan itu maksudku. Kamu tidak pernah membuka hatimu untukku. Padahal sekian tahun aku membersamaimu. Sedangkan Tera, dia cuma beberapa bulan, kamu sudah menguras tenaga dan pikiran untuk membuatnya bahagia. Sedangkan aku? Pernahkah kau berpikir untuk membuatku bahagia?"


Lanjut

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong

Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Drama Zhang Shan &Zhao Zhendong

 Link Drama Zhang Shan & Zhao Zhendong  Mohon perhatikan. Baca dengan seksama.  Ini hanya alternatif. Sedikit merepotkan, tapi dari pada tidak nonton sama sekali. hihi. Jika repot, bayangkan saja mimin yang kasih translet. Pedas mata. eh curhat. hihi.  Ini hanya alternatif. Jika mempunyai kemampuan, dukung karya mereka dengan nonton ke aplikasi resmi di Hunggo.  Nonton di google Drive langsung. Jangan lupa klik cc untuk translet. 

Ulasan Drama Desire to grow wild

   Desire to grow wild, sesuai judulnya cerita mengisahkan pengejaran terhadap seseorang yang ingin mandiri. Sekilas terlihat hanya sebuah obsesi ingin memiliki dan dendam. Namun, flashback kelamnya masa lalu membuat kita dapat memahami mengapa sang pria tak bisa berpisah dari perempuannya.  Tekanan di masa lalu membentuk karakter dominan  keduanya hingga plot semakin liar.  Cerita bermula dari asmara dalam kamar yang ternyata itu hanya jebakan. Anggur yang diminum Lin Shi Jie berisi racun yang membuatnya tak mampu bergerak. Di sana Jian Cheng mengatakan akan pergi dan menggugurkan kandungannya dengan menelan beberapa pil. Sad feel saat melihat Lin Shi Jie yang ingin mencegah tapi tak mampu berbuat apa-apa. Ekspresi Zhendong benar-benar membuat kita sedih. Lima tahun berlalu dan Lin Shi Jie mulai menemukan jejak keberadaan Jian Cheng, namun masih belum bertemu muka karena yang dicari mengenakan toping.