Cuplikan Teratai Kedua part 16
“Kenapa kamu ke sini?” tanya Tera setengah berlari, keluar dari gerbang gedung sekolahan yang selalu dijaga satpam.
Rudi mengangkat rantang yang sejak tadi ia bawa. “Ibu buatkan bubur sumsum untukmu.”
Tera tersenyum. Ia segera mengambil rantang yang disodorkan Rudi. “Terima kasih ya,” ucapnya menatap haru.
Rudi mengangguk. “Itu dari ibu. Kalau aku … bagaimana kalau aku mentraktirmu makan?!”
“Boleh. Kira-kira budgetnya berapa nih?!”
“Berapa pun kamu mau.”
“Nnggak takut bangkrut?” goda Tera.
Rudi tertawa. “Khusus hari ini, kamu bebas mau beli apa. Lagi pula, aku tau kamu kok, kamu tidak akan buang-buang uang hanya untuk memuaskan diri di hari lahirmu.”
Tera terkekeh.
***
“Benar, kamu tidak ingin pulang?” tanya Rudi

Komentar
Posting Komentar